Benang apa yang cocok untuk Beads weaving

Beberapa hari yang lalu seorang ibu menanyakan benang apa yang cocok untuk bead weaving. Terus terang saya tidak bisa memberikan jawaban yang to the point, namun mungkin pengalaman saya ini berguna.
Saya akan mencoba menjelaskan artikel ini dari segi pandang orang awam, agar pemulapun bisa memahami.

  1. Benang atau senar ?
    untuk mengerjakan bead weaving, tentunya kita membutuhkan bahan untuk stringing yang lemas tapi kuat. jadi harus menggunakan benang (thread) jangan menggunakan senar (fishing line), karena senar punya sifat agak kaku, tidak selemas benang.

  2. Benang apa yang sebaiknya dipakai ?
    Tentunya banyak sekali jenis benang yang ada dipasaran (termasuk benang jahit biasa). Kita harus memilih benang yang tidak melar, jangan sampai setelah capai capai membuat karya, setelah jangka beberapa waktu benangnya melar sehingga hasil karya anda akan renggang dan tidak rapi lagi. dari sini ada beberapa pilihan merk yaitu :Nymo, C-Lon, KO, Sono, Fireline, Dandyline, dll.

  3. Ukuran benang berapa yang dipakai ?
    Tergantung dari ukuran beads yang anda akan pakai (11, 15 dll ) dan berapa kali benang tersebut harus lewat di lubang yang sama ? Tiap macam teknik anyaman membutuhkan cara yang berbeda, ada yang cuman membutuhkan benangnya lewat 2 kali, ada yang lebih. tentunya semakin kecil beads yang dipakai dan semakin banyak harus lewat di lubang yang sama, semakin kecil ukuran benang yang dipakai. Misalnya ukuran beadsnya 15. gunakan ukuran D apabilah cuman butuh 2 kali pass, atau kalau harus berkali kali lewat maka harus menggunakan ukuran B
    Pengalaman saya dengan ukuran yang samapun (misal ukuran 15) kalau berbeda pabrik pembuatnya, maka ukuran lubangnyapun bisa beda (karena ukuran 15 tsb adalah ukuran luar).
    juga beda warna ukuran lubangnyapun bisa beda, misalnya type 15 yang coating lubangnya lebih kecil dibanding ukuran 15 tanpa coating. (karena coating tadi membuat lubang jadi kecil)

  4. Merk apa yang dipakai
    Hmm.. saya rasa ada faktor kebiasaan yang mempengaruhi. Di tempat kamipun ada beberapa desainer, dimana merekapun punya pendapat yang berbeda dengan saya. Saya pribadi suka memakai C-LON, sedang orang lain suka Nymo, ada yang suka Fireline.
    • C-Lon : menurut saya lebih stabil tidak melar , kekurangannya hanya tersedia ukuran D (memang ini ukuran yang paling banyak dipakai, namun kalau anda membutuhkan ukuran lebih kecil lagi, anda harus memilih benang lain.
    • Nymo : ukuran dan warna yang tersedia cukup banyak. namun kadang kadang ditengah jalan lagi kerja benangnya agak agak mekar.
    • FireLine : Kuat sekali, tahan dan tidak melar, agak sedikit kaku , sayangnya warna terbatas di putih, dan smoke grey. Namun kalau anda menggunakan beads yang pinggiran lubangnya agak tajam (misalnya Swarovski) memang lebih baik pakai ini. soalnya kalau pakai Nymo kadang kadang benangnya putus karena tergesek dng pinggiran tajam tadi.
      Berikut ini saya buatkan tabel sederhana untuk memilih ukuran yang cocok.(dng asumsi beberapa kali lewat dilubang yang sama)
      000 Untuk beads ukuran 16 - 18
      00 Untuk beads ukuran 16 atau lebih kecil
      0 Untuk beads ukuran 12 - 16
      A atau B Untuk beads ukuran 12 -15
      D Untuk beads ukuran 10 -13
      F Untuk ukuran lebih besar, misalnya 8

Comments
BlogCFC was created by Raymond Camden. This blog is running version 5.9.3.001. Contact Blog Owner