Wire craft bagian 1 : pemilihan bahan kawat

Beberapa hari ini saya banyak mendapat pertanyaan seputar wirecraft, mulai dari jenis wire, harga wire, alat dll. Jadi kali ini saya mau menulis artikel mengenai Wirecraft. Tentunya tidak mungkin saya bahas habis dalam satu bagian, karena itu saya akan mulai dengan bagian 1 yaitu dimulai dengan pemilihan bahan.

Wire craft sangat luas artinya, yaitu menggunakan wire membuat sesuatu yang artistic mulai dari hiasan rumah (interior) hingga perhiasan. dimana kadang kadang bahan yang dipilih berbeda (misalnya perhiasan menggunakan bahan silver atau bahkan emas) sedangkan untuk hiasan interior mungkin menggunakan kawat aluminum yang berwarna warni lebih cocok.

Yang akan saya jelaskan berikut ini lebih terfokus untuk perhiasan atau aksesories yang dipakai sebagai fashion.

  • Pemilihan Jenis bahan
    Untuk pemula tentunya anda tidak perlu menggunakan bahan yang mahal, anda bisa menggunakan bahan sebagai berikut :
    • Artistic wire : ini adalah kawat dari copper yang dilapis warna (ada macam macam) dan kelebihannya warnanya tidak gampang berubah (anti tarnish).
      Kawat ini adalah buatan Amerika (Artistic wire adalah nama pabriknya)
      bahan ini cocok untuk yang baru mulai coba coba dng wirecraft.
      Namun Artistic wire hanya tersedia dalam bentuk kawat penampang bulat (round)
    • Practice wire (untuk latihan)
      Setelah orang mulai terbiasa dengan Artistic wire diatas, biasanya ingin meningkat menggunakan bahan yang lebih mengarah ke Jewelry (bukan sekedar aksesories)
      namun belum berani menggunakan bahan yang mahal (silver atau gold)
      Karena itu biasanya mereka menggunakan bahan Practice wire ini (untuk tujuan latihan). Practice wire ini sebetulnya terbuat dari (85% copper /15% zinc) dan tidak di coating , sehingga dalam keadaan mentah bisa berubah warna.
      Biasanya di Jepang, para artist menggunakan bahan ini (di tekuk, di gulung dll ) sampai jadi) setelah itu hasil akhir di plating (electro plating) dengan warna gold, atau Rose gold (pink gold belakangan populer sekali) atau Rhodium (putih seperti platinum)
      Kelebihan bahan ini dibanding Artistic wire adalah : tersedia dalam berbagai macam penampang seperti setengah lingkaran , kotak, dll.
      Tentunya pemula akan bertanya tanya Mengapa saya perlu penampang macam macam ? "
      lihat gambar berikut :
      Produk diatas menggunakan kawat penampang kotak, apabila anda menggunakan kawat penampang bulat, hasilnya tidak akan bagus, lebih terlihat mahal dan profesional apabila menggunakan bahan kotak.
    • Precious wire (Silver, Gold filled, Emas dll )
      Tentunya kalau anda sudah mahir dng kawat diatas dan ingin menjual barang yang sekelas jewelry (menggunakan batu yang mahal dsb) tentunya kawat yang dipakai juga harus disesuaikan dengan jenis kawat yang mahal ini.
      Terkadang artist malah menggunakan kawat yang exotic seperti Niobium dll.

  • Pemilihan Ukuran
    Kawat terdiri dari berbagai macam ukuran (biasanya menggunakan gauge")
    lihat disini tabel konversinya .
    Tergantung penggunaannya ukuran yang diperlukan juga berbeda misalnya.
    - Untuk dimasukkan ke dalam beads. anda harus pilih kawat yang bisa masuk lewat beads tersebut (misalnya 0.6mm / gauge 22)
    - Untuk membuat anting anting biasanya menggunakan kawat yang cukup kuat namun bisa mudah lewat di lubang telinga (biasanya 0.7mm - 0.8mm dan jenis yang keras)

  • Pemilihan Kekerasan
    Sebetulnya kawat terbagi dalam berbagai macam kekerasan. dengan diameter yang sama ada paling tidak 3 macam kekerasan.
    Namun Artistic wire tidak mempunyai karakteristik ini (hanya kawat mahal saja)
    Secara garis besar dibagi 3 macam yaitu :
    • Dead soft wire: paling lunak biasanya dipakai untuk wrapping (membungkus batu atau kawat lainnya), dimana anda perlu kelemasan. Karena kalau anda menggunakan kawat yang keras, sulit sekali menekuknya.
    • Half hard wire : biasanya dipakai untuk membuat bentuk dimana anda tidak ingin berubah bentuknya (misalnya membuat hook / cantolan). karena kalau anda menggunakan kawat lunak; sebentar saja bentuknya berubah.
    • Full hard wire: sama seperti dng kawat half hard namun lebih keras lagi. contohnya anda ingin membuat jump ring. gunakan kawat ini. kalau anda salah menggunakan kawat sebentar saja jump ringnya akan terbuka.

Nah.. saya tutup bagian 1 mengenai bahan kawat ini, saya akan lanjutkan di bagian ke 2 mengenai alat apa yang harus disiapkan.
Bersambung.....

 

Comments
BlogCFC was created by Raymond Camden. This blog is running version 5.9.3.001. Contact Blog Owner